My NFP Experience - A Ticket to Netherland

It's a naive obsession, but It's my dream.  
A dream that must be put into reality someday


Sebetulnya saya sudah merencanakan sejak tahun 2013 untuk mendaftar beasiswa Belanda untuk shortcourse. Apalagi kesempatan seperti ini akan sulit saya dapatkan kalau tidak berusaha mencari cara sendiri.

Di tahun 2014 barulah saya punya semangat baru dan target baru untuk diwujudkan.

***



Dengan berbekal skor hasil ITP-TOEFL yang mencukupi dari standar yang dipersyaratkan, saya pun mendaftar salah satu beasiswa Belanda, yaitu Netherlands Fellowship Program (NFP).

Beasiswa NFP ini diperuntukkan untuk 51 negara, berbeda dengan StuNed yang memang khusus untuk orang Indonesia. Namun terdapat priority group, sekitar 50% untuk wanita, dan 50% untuk Sub-Sahara Afrika. Tapi untuk yang tidak termasuk grup prioritas tentu masih punya peluang :)

Saya kemudian mencari-cari informasi di website Nuffic dan memilih course yang akan saya ikuti. Salah satu unsur penting dalam penilaian beasiswa NFP adalah relevansinya dengan pekerjaan kita saat ini. Akhirnya saya memilih course dari The Hague Academy for Local Governance (THA) dengan durasi kursus selama 2 minggu, tanggal 27 Oktober s.d 7 November 2014.

Setelah mendaftar melalui aplikasi online di website THA (tanpa admission letter), saya diminta langsung untuk mendaftar ke aplikasi Scholarship Online (SOL) milik Nuffic dan melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan:
  • ID card (passport/national ID card)
  • Statement of motivation
  • Employment history
  • Employer's Statement
  • Plan after return
  • Relevance for Organization
  • Relevance for Country


Seluruh korespondensi proses seleksi dilaksanakan melalui email. Seleksi dari Nuffic dilaksanakan secara bertahap. Lama proses untuk tiap tahapan kurang lebih 1 bulan. Pertama Nuffic akan mengecek eligibility, apakah pelamar beasiswa sudah memenuhi kriteria. Selanjutnya akan dilakukan semacam seleksi pendahuluan dan pihak Nuffic meminta konfirmasi kepada pelamar yang lolos seleksi pendahuluan apakah akan menerima tawaran beasiswa yang akan diberikan. Tahap ini sebetulnya sudah hampir 100% menandakan bahwa kita lolos seleksi. Baru kemudian di tahap terakhir adalah final selection, dan di sini pelamar yang lolos seleksi akan mendapatkan email pemberitahuan dari Nuffic berikut rincian beasiswa yang akan didapatkan.
Pihak THA juga langsung menghubungi lewat email dan mengurus segala macam akomodasi serta informasi-informasi penting yang diperlukan.

And alhamdulillah, I got a ticket to Netherlands :)

Thank you, Nuffic ^_^


***

Update : Sepertinya mulai Agustus 2014, terdapat perubahan mekanisme pendaftaran beasiswa NFP. Informasi lebih lanjut dapat dicek ke website Nuffic.




Leave a Reply