Talent atau bakat memang sesuatu yang bisa dikatakan sebagai "given", mengalir di darah seseorang sejak lahir, dan bisa jadi merupakan bawaan dan turunan orang tuanya. Bakat adalah sebuah anugerah, apalagi ketika bakat itu positif, disadari, dikembangkan, dan diberdayakan. Karena bakat, passion, dan kesuksesan itu sangat dekat maknanya.
1. Positif
Artinya mampu memberikan manfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
2. Disadari
Apabila seseorang mengetahui bakat apa saja yang dimiliki. Bakat dapat dilihat sejak anak dapat mengekspresikan dirinya, dan akan semakin terlihat ketika seseorang semakin dewasa dan mempelajari banyak hal.
3. Dikembangkan
Tidak hanya mengetahui saja, tapi kemudian berusaha untuk mengembangkannya dan menjadikannya sebuah keterampilan atau keahlian yang berharga. Fokus belajar dan mengembangkan bakat akan membuat waktu dan energi lebih efektif dan efisien. Karena seseorang yang berbakat dan memang menyukai bidang yang sesuai dengan bakatnya akan lebih bersemangat untuk belajar. Misalnya seseorang yang menyukai linguistik dan memang memiliki kelebihan dalam bidang itu, akan lebih mudah belajar berbagai bahasa. Apalagi ketika memang fokus untuk mendalaminya. Dan tentunya akan menjadi added values yang luar biasa. Jadi tidak ada lagi, Jack of all trades, master of none. Harus ada yang benar-benar fokus kita dalami dan kuasai, selain mempelajari hal lainnya. Dan tidak salah juga apabila menjadi multi tasking dan multi talent.
4. Diberdayakan
Diberdayakan artinya berupaya untuk produktif dengan bakat yang dimiliki. Bekerja sesuai bakat dan minat cenderung menghasilkan sesuatu yang optimal dan produktif. Tentunya akan memberikan kepuasan dan kebahagiaan tersendiri. And of course, feel no pressure. This is what I call, aktualisasi diri.
Ada beberapa orang yang mungkin melihat suatu bidang atau pekerjaan sebetulnya menarik atau melihat peluang kesuksesan di dalamnya. Tapi ada 1 kendala, yaitu tidak adanya bakat yang mendukung. Dan tidak semua orang dianugerahi bakat terhadap sesuatu yang diminatinya. Atau bisa dikatakan, punya minat tapi tidak punya bakat :D
Well, memiliki minat tapi tidak memiliki bakat tentunya membutuhkan extra effort dan hard work untuk menguasainya. Tapi bukannya tidak mungkin. Yang diperlukan di dalamnya tentu adalah kemauan yang kuat, semangat, dan konsistensi dalam belajar. Tidak mudah merasa putus asa atau menyerah. Then just start to do and try it.
Misalnya saja, mungkin saya tidak punya bakat untuk menjahit, tapi saya punya mimpi dan peluang di sana. Jadi saya harus mencoba memulai. Hasil pertama mungkin jauh dari sempurna, and maybe frustating karena kesulitan yang dihadapi. Belum lagi ketika mendapatkan input yang negatif dan kurang mendukung dari luar, akan mudah menurunkan semangat. But it's about interest, determination, and dreams. Harus ada keyakinan bahwa dengan banyak belajar, mencoba, dan berlatih akan bisa melampaui prestasi orang-orang yang berbakat.
Artikel menarik dari Wikihow.com tentang How to Find a Talent (source) yang dapat menjadi referensi.
1. Think about what you love to do. Hal apa yang dengan senang hati kita lakukan tanpa disuruh dan hal apa yang paling membuat kita antusias.
2. Play. Bereksperimen, eksplorasi, dan mencoba hal baru yang menyenangkan hati.
3. Try taking some personality tests. Tes ini paling tidak dapat memberikan sedikit gambaran tentang orientasi dan minat kita.
4. Learn about your learning style. You can find online quizzes for that, too. Major learning styles are
visual, auditory, reading/writing, and tactile/kinesthetic.
5. Notice what people tell you about yourself. Do they
notice that you light up when you explain something? Does everybody seem
to compliment you on your writing? Your physical coordination?
6. Consider your interests. What sorts of things do you
like to read about, write about, or talk about? What shows do you watch
on television? What magazine and newspaper articles catch your eye?
7. Notice what you're not good at, too. What seems
always to be a struggle? What makes you feel awkward or out of place?
For instance, some people are great talkers but hate writing; for
others, it's the other way around. That's not to say you can't develop
skills and strategies in areas that are not your forte, but if you
choose to do so, you will know that they are not.
8. Keep a journal or notebook of some sort. It doesn't have to be fancy or formal. You could keep it on the computer or even use voice recordings, if you prefer. Freewriting
from time to time is one good way to get at what's on your mind. If
writing isn't for you, try drawing pictures, "mind-mapping", or making
notes some other way that suits you. Regardless of the method, capture
your thoughts now and then. It can help you to spot patterns and themes
within your life.
9. Practice. Once you find something you love to do, do
more of it. You will improve your skills and refine your technique this
way. You will also discover the depths of your talent, whether it was
more a passing phase. Even if the interest turns out to be temporary,
you may notice what interested you about a particular
10. Share your talent with others. It's okay to practice
by yourself, but at some point, you should nurture your talent by
finding a teacher, even if it's just somebody else with more experience
at something who can give you advice. Having an audience (even a small
one) is, in many cases, equally important.
11. Use your talent. Make the world a better place, or just show off. Consider making a career of it, or just a hobby. Or if you just want to make it useful just for yourself.
 |
| source : http://brucemctague.com |
Maybe you're not talented, but just try.
Feel your determination and make your dreams come true